GRIYANET.my.id Home Blog
Revenue Management

Kompetitor Set: Cara Pilih 5 Hotel Saingan yang Tepat (Bukan yang Terdekat)

July 19, 2026 • 5 min read • oleh Griya Widiada
Kompetitor Set: Cara Pilih 5 Hotel Saingan yang Tepat (Bukan yang Terdekat)

Anda Pikir Pesaing Hotel Anda Adalah Hotel Sebelah? Mungkin Selama Ini Anda Salah Sasaran

Pak Agus punya hotel 25 kamar di Kota Batu, Malang. Setiap bulan ia panik lihat hotel baru buka 200 meter dari tempatnya. "Wah, saingan tambah banyak, nih," pikirnya. Tanpa pikir panjang, ia turunkan harga 20%.

Masalahnya? Hotel baru itu bintang 4 dengan kolam renang, restoran, dan 80 kamar. Tamu Pak Agus? Pasangan muda dan keluarga kecil yang cari tempat nginep murah meriah dekat Jatim Park. Beda segmen, beda tujuan, beda kelas. Yang rugi siapa? Ya Pak Agus sendiri — nurunin harga padahal tamunya nggak akan lari ke hotel sebelah.

Inilah kesalahan paling umum pemilik hotel kecil di Indonesia: menganggap semua hotel terdekat adalah pesaing. Padahal, kalau Anda salah pilih kompetitor set, semua strategi pricing Anda bisa meleset total.

Apa Itu Kompetitor Set dan Kenapa Penting?

Kompetitor set (comp set) adalah kelompok hotel yang benar-benar bersaing dengan hotel Anda — artinya, tamu Anda bisa memilih hotel tersebut sebagai alternatif. Bukan soal jarak, tapi soal siapa yang tamu Anda bandingkan sebelum booking.

Bayangkan Anda jual bakso. Pesaing Anda bukan rumah makan Padang atau sushi — tapi bakso lain dengan harga, porsi, dan rasa yang mirip. Sama dengan hotel: tamu yang bandingin hotel 15 kamar tanpa AC dengan hotel bintang 3 itu nggak masuk akal. Tapi itu yang sering terjadi.

Q&A;: Yang Sering Ditanyakan Pemilik Hotel Tentang Kompetitor Set

Q: Saya hotel 12 kamar di dekat pantai. Apakah resort besar 50 kamar itu pesaing?
A: Belum tentu. Kalau resort itu jual kamar Rp1,5 juta dan tamu Anda cari kamar Rp300 ribuan, mereka nggak ada di pasar yang sama. Pesaing Anda adalah hotel dengan kelas harga, tipe tamu, dan fasilitas yang setara — berapa pun jaraknya.

Q: Berapa banyak hotel yang harus masuk comp set?
A: Idealnya 3-5 hotel. Kurang dari 3 terlalu sempit, lebih dari 5 bikin pusing dan datanya susah dipantau. Fokus pada 5 yang paling relevan.

Q: Kalau di daerah saya cuma ada 2 hotel termasuk hotel saya — gimana?
A: Boleh cuma 2-3 hotel. Tapi perluas radius — mungkin hotel di kecamatan tetangga atau hotel online (homestay di Airbnb) yang segmennya sama dengan Anda.

3 Kriteria Memilih Kompetitor Set yang Tepat

Jangan asal pilih hotel terdekat. Gunakan 3 kriteria ini:

  1. Harga rata-rata (ADR) yang mirip. ADR Anda Rp350.000? Cari hotel lain yang ADR-nya Rp300.000 - Rp400.000. Kalau hotel sebelah jual Rp800.000 per malam, mereka bukan kompetitor Anda — mereka kelas berbeda.
  2. Segmen tamu yang sama. Apakah tamu Anda didominasi keluarga, backpacker, atau pebisnis? Cari hotel dengan profil tamu yang serupa. Hotel yang penuh rombongan tour beda dengan hotel yang penuh backpacker solo.
  3. Jumlah kamar yang sebanding. Hotel 15 kamar dengan 50 kamar punya dinamika operasional berbeda. Hotel 50 kamar bisa main harga lebih agresif di low season karena biaya per kamar lebih rendah. Bandingkan dengan ukuran yang mirip.

Pelajari lebih dalam soal cara menentukan harga berdasarkan posisi kompetitif dengan Pricing Rules Lesson dari GriyaNet Academy.

Contoh Nyata: Bu Dewi di Yogyakarta

Bu Dewi punya losmen 18 kamar di daerah Sosrowijayan, Yogyakarta. Awalnya ia pantau 3 hotel besar di Malioboro sebagai "pesaing." Hasilnya? Ia frustrasi karena harga hotel besar itu lebih murah (mereka punya kontrak korporat dan kapasitas besar). Bu Dewi ikut-ikutan turunkan harga dan rugi.

Setelah didampingi, ia ganti comp set-nya: 4 homestay dan guesthouse di sekitarnya dengan kisaran harga Rp200.000 - Rp300.000, semuanya 10-20 kamar. Hasilnya? Bu Dewi tahu persis kapan harus naik harga (saat semua guesthouse penuh) dan kapan harus kasih promo (saat beberapa mulai turunkan harga).

Dalam 2 bulan, okupansi Bu Dewi naik dari 55% ke 72%, dan ADR-nya naik 8% karena ia tidak lagi reaktif turunkan harga tanpa data.

Cara Praktis Riset Kompetitor Set Hari Ini Juga

Sebelum vs Sesudah Pakai Kompetitor Set yang Benar

Aspek Salah Comp Set Comp Set Tepat
Penetapan harga Ikut-ikutan hotel besar turun harga — rugi Harga berdasarkan data hotel setara — untung optimal
Pantauan pasar Bingung karena data hotel besar tidak relevan Data 5 hotel yang benar-benar sebanding — mudah dianalisis
Strategi promo Asal-asalan, sering promo pas lagi ramai Tepat sasaran — kasih promo saat kompetitor sepi, tahan saat semua penuh
Ketenangan Stres lihat hotel baru di mana-mana Tenang — tahu mana yang benar-benar perlu direspons

Jangan Terjebak "Hotel Sebelah Syndrome"

Hotel sebelah memang yang paling kelihatan. Tapi belum tentu mereka yang paling mempengaruhi bisnis Anda. Kompetitor sejati Anda adalah hotel yang memperebutkan tamu yang sama — bukan yang terdekat secara fisik.

Dengan LightRMS, Anda bisa memantau kompetitor set yang tepat secara otomatis — tanpa harus manual cek satu per satu setiap pagi. Tapi kalau Anda masih manual pun, yang penting adalah: pilih hotel yang benar-benar setara.

Mulai hari ini, evaluasi ulang daftar pesaing Anda. Coret hotel yang nggak selevel. Ganti dengan yang benar-benar relevan. Dalam sebulan, Anda akan lihat perbedaan — data kompetitor Anda jadi lebih masuk akal, dan keputusan pricing Anda jadi lebih tajam.

Pengen latihan langsung? Coba RM Pricing Simulation Game gratis dari GriyaNet Academy. Atau uji pemahaman Anda tentang strategi penetapan harga lewat Pricing Strategy Quiz.

Butuh bantuan mengelola revenue hotel Anda?

Gunakan RMS — alat Revenue Management gratis untuk hotel UMKM Indonesia.

Artikel ini dibuat untuk membantu hotelier Indonesia memahami praktik Revenue Management terbaik.

#benchmarking hotel#comp set#kompetitor set#strategi pesaing